Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian Bocah Tenggelam di Bengawan Solo

Kamis, 5 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Upaya pencarian Ahmada Ainun Haq (9), bocah asal Desa Dukunanyar, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, yang diduga tenggelam di Bengawan Solo, Kamis (5/6/2025).

Upaya pencarian Ahmada Ainun Haq (9), bocah asal Desa Dukunanyar, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, yang diduga tenggelam di Bengawan Solo, Kamis (5/6/2025).

GRESIK, Diksinow.id – Upaya pencarian terhadap Ahmada Ainun Haq (9), bocah asal Desa Dukunanyar, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, yang diduga tenggelam di Bengawan Solo, terus berlanjut. Memasuki hari keempat, Kamis (5/6/2025), Tim SAR gabungan memperluas area pencarian dengan lima Search and Rescue Unit (SRU) air dan dua SRU darat.

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit mengatakan, pencarian dilakukan dengan metode penyisiran menggunakan perahu karet di sisi kanan dan kiri sungai sejauh 2,06 kilometer hingga Bendungan Gerak Sembayat. Selanjutnya, tim melanjutkan pencarian ke Jembatan Sembayat hingga Randuboto, dengan jarak tempuh mencapai 19,5 kilometer menuju muara.

Baca Juga:  Kakek 70 Tahun di Jombang Dibacok Pemuda Saat Cari Rumput, Pelaku Babak Belur Dihakimi Warga

“Tim juga melakukan manuver perahu di beberapa titik yang dicurigai untuk menciptakan gelombang air, guna mengangkat benda-benda di dasar sungai yang berpotensi mengungkap keberadaan korban,” terang Nanang melalui siaran persnya.

Baca Juga:  Tim SAR Gabungan Berhasil Padamkan Kapal Cargo Terbakar di Perairan Manyar Gresik

Nanang mengaku, Tim SAR gabungan akan terus menyebarluaskan informasi kepada masyarakat sekitar agar segera melapor jika menemukan tanda-tanda keberadaan korban. Operasi pencarian ini melibatkan puluhan personel dari berbagai instansi, termasuk BPBD, Satpolairud, Basarnas, dan sejumlah relawan.

Baca Juga:  BPBD Mojokerto: Tiga Titik Longsor Sulit Ditangani

Sebelumnya, Ahmada dilaporkan hilang sejak Sabtu (31/5/2025) setelah meninggalkan rumah pada pagi hari. Pencarian awal sempat dilakukan warga dan menemukan jejak kaki dan sandal yang diduga milik korban.

Temuan itu kemudian memperkuat dugaan bahwa bocah tersebut terpeleset dan jatuh ke sungai. (*)

Berita Terkait

Angin Kencang Terjang Jombang, Pohon Tumbang Timpa Mobil
Mobil Pemudik Hantam Pohon di Gudo Jombang, Enam Orang Luka
Kecelakaan Maut Jombang: Ayla Tabrak Truk di Diwek, Nenek 72 Tahun Tewas
Motor Roda Tiga Terbakar Saat Pawai Takbiran di Jombang
Petasan Meledak Saat Takbiran, 3 Anak Luka Parah
Kematian Ibu dan Anak di Eks Aspol Jombang Terungkap, Polisi Pastikan Bunuh Diri
Proyek Rp 3,9 Miliar, Kanopi Pasar Ploso Jombang Ambruk Meski Baru 3 Bulan
Ledakan Elpiji Hancurkan Rumah Kontrakan di Jombang, Tiga Penghuni Luka Bakar
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 22:17

Angin Kencang Terjang Jombang, Pohon Tumbang Timpa Mobil

Jumat, 27 Maret 2026 - 12:24

Mobil Pemudik Hantam Pohon di Gudo Jombang, Enam Orang Luka

Kamis, 26 Maret 2026 - 23:27

Kecelakaan Maut Jombang: Ayla Tabrak Truk di Diwek, Nenek 72 Tahun Tewas

Jumat, 20 Maret 2026 - 23:13

Motor Roda Tiga Terbakar Saat Pawai Takbiran di Jombang

Jumat, 20 Maret 2026 - 20:18

Petasan Meledak Saat Takbiran, 3 Anak Luka Parah

Berita Terbaru

Daerah

NasDem Jombang Didesak Respons Isu Tempo

Kamis, 16 Apr 2026 - 17:18

Daerah

Perdana, Orado Jombang Gelar Turnamen Kejurcab Domino

Minggu, 29 Mar 2026 - 15:16