SIDOARJO, Diksinow.id – Upaya pencarian korban runtuhnya bangunan di Pondok Pesantren Al Khoziny, kabupaten Sidoarjo, masih berlangsung hingga Minggu (05/10/2025).
Dalam dua hari sejak sehari sebelumnya, tim SAR gabungan menemukan dan mengevakuasi sebanyak dua puluh tiga korban dalam kondisi meninggal. Dimana sebanyak 11 korban diantaranya ditemukan dan dievakuasi pada hari ini.
Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya Nanang Sigit P.H., selaku On Scene Coordinator (OSC), menjelaskan bahwa proses evakuasi kali ini tidak mudah. Tim harus bekerja hati-hati karena korban tertimbun material di bawah reruntuhan bangunan.
“Tim SAR perlu mengangkat puing-puing reruntuhan, memotong rangka-rangka, baru kemudian bisa mengevakuasi korban dari timbunan material,” jelas Nanang.
Dalam prosesnya, tim SAR gabungan menggunakan alat berat dan peralatan ekstrikasi. Penggunaan alat berat sempat dihentikan sementara untuk memberi ruang bagi petugas yang melakukan pemotongan besi dan pengangkatan manual demi faktor keselamatan.
Setelah berhasil dievakuasi, seluruh jenazah langsung dibawa ke RS Bhayangkara Surabaya untuk menjalani proses identifikasi oleh tim DVI POLDA Jawa Timur.
Dengan temuan terbaru ini, total korban runtuhnya bangunan di Ponpes Al Khoziny mencapai 141 orang. Dari jumlah tersebut, 104 orang selamat, dan 37 orang lainnya meninggal.(*)






