INTERNASIONAL, Diksinow.id – Eric Cantona, legenda Mancester United menantang Fédération Internationale de Football Association (FIFA) dan Union of European Football Associations (UEFA), untuk membekukan Israel dari gelaran sepakbola Internasional.
Hal itu ia ungkapkan saat memberikan sambutan di konser penggalangan dana Together 4 Palestina di London, Rabu (17/09/2025) kemarin.
Mantan pesepakbola berusia 59 tahun itu juga menyoroti keputusan federasi sepakbola Internasional yang langsung membekukan Rusia setelah menginvasi Ukraina, sementara Israel masih tampil di Kualifikasi Piala Dunia Grup I.
“Empat hari setelah Rusia memulai perang di Ukraina, FIFA dan UEFA menghentikan Rusia” kata Pria kelahiran Marseille, Prancis.
Eric Cantona menyoroti FIFA dan UEFA yang dinilai memiliki standar ganda, karena membiarkan Israel sebagai pelaku genosida masih bisa berpartisipasi di sepakbola dunia.
“Sekarang kita berada di 716 hari ke dalam apa yang Amnesty International menyebut sebagai genosida. Namun Israel tetap dibenarkan untuk berpartisipasi. Kenapa ada standar ganda?”, kata Eric Cantona mempertanyakan.
Mantan striker yang pernah membela timnas Prancis 1987 hingga 1995 juga menyebut jika sepakbola internasional lebih dari sekedar olahraga, melainkan budaya dan politik. Eric Cantona mendesak agar federasi bahkan klub sepakbola dimana pun juga harus menolak bermain dengan tim Israel sebagai respon kajahatan kemanusian yang dilakukan atas Palestina.
“FIFA dan UEFA harus menghentikan Israel, klub dimana-mana harus menolak untuk bermain dengan tim Israel”, pungkasnya.**






