Perempuan Jombang di Garda Depan Gerakan Anti Plastik

Jumat, 6 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jombang, Yuliati Nugrahani, tampak aktif menyapa warga sembari menyosialisasikan bahaya sampah plastik.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jombang, Yuliati Nugrahani, tampak aktif menyapa warga sembari menyosialisasikan bahaya sampah plastik.

JOMBANG, DiksiNow.id — Di tengah riuh pasar tradisional Peterongan, Jombang, Rabu pagi, (5/6/25), sekelompok ibu mengenakan busana seragam tampak sibuk membagikan tas belanja ramah lingkungan kepada para pedagang dan pembeli.

Di antara mereka, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jombang, Yuliati Nugrahani, tampak aktif menyapa warga sembari menyosialisasikan bahaya sampah plastik.

Langkah itu menjadi bagian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Pemerintah Kabupaten Jombang, melalui sejumlah organisasi perempuan, menggencarkan kampanye pengurangan plastik sekali pakai di ruang publik, terutama pasar tradisional yang menjadi pusat sirkulasi kantong plastik.

Baca Juga:  Seorang Jemaah Haji Asal Jombang Dikabarkan Wafat di Makkah Akibat Gagal Jantung

“Kita tahu, sampah plastik—khususnya kantong kresek—adalah sumber utama polusi yang merusak ekosistem,” ujar Yuliati, istri Bupati Jombang, Warsubi.

Yuliati membagi peran bersama suaminya. Saat sang bupati memimpin gotong royong membersihkan sampah pasar, Yuliati bersama ibu-ibu pendamping bergerak menyisir sisi pasar, membagikan tas guna ulang sebagai alternatif pengganti plastik.

Baca Juga:  ATM Diduga Digencet Modus Kejahatan di Jombang Viral, Ini Penjelasan Polisi

Yuliati mengatakan, plastik yang dibakar tidak sempurna dapat menghasilkan dioksin, senyawa beracun yang membahayakan kesehatan. Karena itu, upaya pengurangan plastik bukan sekadar gaya hidup, melainkan keharusan ekologis.

“Kalau masyarakat terbiasa membawa tas sendiri, pedagang pun akan ikut berubah. Gerakan ini bisa menular cepat kalau konsisten dilakukan,” katanya.

Ia menekankan pentingnya peran ibu rumah tangga dalam gerakan ini. Sebab, mereka punya kontrol langsung terhadap pola konsumsi keluarga—termasuk kebiasaan berbelanja tanpa plastik.

Baca Juga:  Minibus Tabrak Truk Beton di Tol Jombang, Tiga Orang Tewas Seorang Balita Selamat

“Bumi ini cuma satu. Kalau bukan kita yang jaga, siapa lagi?” ujarnya.

“Limbah plastik tidak hanya mencemari lingkungan, tapi juga memperburuk krisis iklim. Sudah saatnya kita bertindak.” tegas Yuliati melanjutkan.

Di balik kantong ramah lingkungan itu, terselip pesan sederhana namun mendesak: perubahan dimulai dari kebiasaan kecil, dan perempuan bisa menjadi ujung tombaknya. (*)

Berita Terkait

Angin Kencang Terjang Jombang, Pohon Tumbang Timpa Mobil
Mobil Pemudik Hantam Pohon di Gudo Jombang, Enam Orang Luka
Kecelakaan Maut Jombang: Ayla Tabrak Truk di Diwek, Nenek 72 Tahun Tewas
Motor Roda Tiga Terbakar Saat Pawai Takbiran di Jombang
Petasan Meledak Saat Takbiran, 3 Anak Luka Parah
Kematian Ibu dan Anak di Eks Aspol Jombang Terungkap, Polisi Pastikan Bunuh Diri
Proyek Rp 3,9 Miliar, Kanopi Pasar Ploso Jombang Ambruk Meski Baru 3 Bulan
Ledakan Elpiji Hancurkan Rumah Kontrakan di Jombang, Tiga Penghuni Luka Bakar
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 22:17

Angin Kencang Terjang Jombang, Pohon Tumbang Timpa Mobil

Jumat, 27 Maret 2026 - 12:24

Mobil Pemudik Hantam Pohon di Gudo Jombang, Enam Orang Luka

Kamis, 26 Maret 2026 - 23:27

Kecelakaan Maut Jombang: Ayla Tabrak Truk di Diwek, Nenek 72 Tahun Tewas

Jumat, 20 Maret 2026 - 23:13

Motor Roda Tiga Terbakar Saat Pawai Takbiran di Jombang

Jumat, 20 Maret 2026 - 20:18

Petasan Meledak Saat Takbiran, 3 Anak Luka Parah

Berita Terbaru

Daerah

NasDem Jombang Didesak Respons Isu Tempo

Kamis, 16 Apr 2026 - 17:18

Daerah

Perdana, Orado Jombang Gelar Turnamen Kejurcab Domino

Minggu, 29 Mar 2026 - 15:16