Petugas Damkar Bekasi Diprank: Disuruh Evakuasi Ular, Ternyata Diminta Tagih Utang Pinjol

Rabu, 9 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI, DiksiNow.id — Laporan palsu  menimpa petugas Pemadam Kebakaran (Damkar). Sebuah prank keji terjadi di Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi. Petugas damkar awalnya menerima laporan adanya ular besar di dalam septic tank, namun sesampainya di lokasi, mereka malah diarahkan untuk menagih utang pinjaman online (pinjol).

Kejadian ini terjadi pada Sabtu (5/7/2025). Seorang penelepon mengaku membutuhkan bantuan evakuasi ular yang disebut berukuran besar dan membuat penghuni rumah ketakutan. Permintaan itu diterima dengan serius oleh petugas.

“Pelapor minta cepat-cepat dievakuasi karena katanya ularnya gede banget di dalam septic tank,” ujar Adi Nugroho, petugas Damkar Kabupaten Bekasi, Senin (7/7/2025).

Petugas pun langsung meluncur ke lokasi yang dikirim melalui share location oleh si pelapor. Namun, setibanya di alamat yang dimaksud, penghuni rumah malah bingung dan mengaku tidak pernah menghubungi damkar.

Baca Juga:  Polres Jombang Raih Penghargaan Pelayanan Publik Terbaik dari Kapolri

“Waktu ditanya, ‘Pak, ularnya di mana?’ Dia jawab, ‘nggak ada ular.’ Kami mulai curiga. Waktu ditanya lebih lanjut, ternyata dia juga nggak pernah telepon damkar,” lanjut Adi.

Kecurigaan pun terbukti. Petugas kemudian mencoba kembali menghubungi nomor pelapor untuk klarifikasi. Yang mengejutkan, penelepon justru meminta disambungkan dengan pemilik rumah, lalu memaki-maki dan menagih utang.

“Saat anggota pura-pura jadi pemilik rumah, si pelapor langsung ngomel, ‘kamu Iwan ya? Bayar utang lu!’ Dari situ kita sadar, ternyata ini debt collector,” terang Adi.

Petugas langsung memutuskan kembali ke markas. Upaya menghubungi ulang nomor tersebut pun tak membuahkan hasil berarti. Saat ditelepon dari kantor, si penelepon hanya menjawab singkat lalu menutup sambungan.

Baca Juga:  Diduga LPG Ngowos, Rumah Semi Permanen Terbakar Satu Warga Terluka

Bukan Kasus Pertama

Kejadian serupa ternyata bukan yang pertama. Pada Juni lalu, Damkar Tangerang Selatan (Tangsel) juga menjadi korban prank serupa. Tiga personel Damkar Tangsel dikerahkan untuk evakuasi ular di Ciputat Timur. Namun setibanya di lokasi, mereka malah diminta menagih utang dari seorang nasabah pinjol.

“Sesudah koordinasi dengan RT dan telepon ulang, si pelapor justru nyuruh kami tagih utang,” ujar Danru Damkar Tangsel, Darus Salam, dalam unggahan di akun Instagram @tangselsiaga.

Pihak damkar mengecam keras tindakan semacam ini. Laporan palsu tidak hanya menyita waktu dan energi petugas, tapi juga berpotensi mengorbankan warga lain yang benar-benar membutuhkan bantuan.

“Ini bentuk pelecehan profesi. Ke depan, kami akan lebih ketat dalam menerima laporan. Pelapor harus menyertakan nama lengkap, alamat, share loc, bahkan foto atau video,” tegas Darus.

Baca Juga:  Tawuran Antar Pemuda Gegerkan Desa Tambar Jombang, Enam Motor Diamankan Polisi

Tangsel Siaga pun mengingatkan bahwa laporan palsu merupakan tindakan yang bisa dikenai sanksi hukum. Panggilan melalui layanan bebas pulsa 112 harus digunakan secara bertanggung jawab.

Investigasi Dilanjutkan

Damkar Kabupaten Bekasi mengaku masih mendalami kasus ini dan membuka opsi koordinasi dengan pihak kepolisian untuk menyelidiki identitas penelepon.

“Kami sayangkan banget. Ini merugikan. Petugas bisa saja mengabaikan panggilan darurat sungguhan gara-gara ulah tidak bertanggung jawab seperti ini,” tutup Adi. (zi)

 

Catatan Redaksi:
Laporan palsu bukan sekadar lelucon. Ia bisa berujung pada pelanggaran hukum dan membahayakan nyawa orang lain. Gunakan layanan darurat secara bijak.

 

 

Berita Terkait

Angin Kencang Terjang Jombang, Pohon Tumbang Timpa Mobil
Mobil Pemudik Hantam Pohon di Gudo Jombang, Enam Orang Luka
Kecelakaan Maut Jombang: Ayla Tabrak Truk di Diwek, Nenek 72 Tahun Tewas
Motor Roda Tiga Terbakar Saat Pawai Takbiran di Jombang
Petasan Meledak Saat Takbiran, 3 Anak Luka Parah
Kematian Ibu dan Anak di Eks Aspol Jombang Terungkap, Polisi Pastikan Bunuh Diri
Proyek Rp 3,9 Miliar, Kanopi Pasar Ploso Jombang Ambruk Meski Baru 3 Bulan
Ledakan Elpiji Hancurkan Rumah Kontrakan di Jombang, Tiga Penghuni Luka Bakar
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 22:17

Angin Kencang Terjang Jombang, Pohon Tumbang Timpa Mobil

Jumat, 27 Maret 2026 - 12:24

Mobil Pemudik Hantam Pohon di Gudo Jombang, Enam Orang Luka

Kamis, 26 Maret 2026 - 23:27

Kecelakaan Maut Jombang: Ayla Tabrak Truk di Diwek, Nenek 72 Tahun Tewas

Jumat, 20 Maret 2026 - 23:13

Motor Roda Tiga Terbakar Saat Pawai Takbiran di Jombang

Jumat, 20 Maret 2026 - 20:18

Petasan Meledak Saat Takbiran, 3 Anak Luka Parah

Berita Terbaru

Daerah

NasDem Jombang Didesak Respons Isu Tempo

Kamis, 16 Apr 2026 - 17:18

Daerah

Perdana, Orado Jombang Gelar Turnamen Kejurcab Domino

Minggu, 29 Mar 2026 - 15:16