MALANG, Diksinow.id – Sebanyak 320 orang siswa yang terdiri dari perwakilan SMP Negeri 3 dan SMA Negeri 8 Kota Malang mengikuti rangkaian pembekalan materi tentang penyelamatan dalam kegiatan Literasi SAR (search and rescue) dan SAR Goes to School yang digelar di SMP Negeri 3 Kota Malang, pada Selasa (16/9/2025).
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi Direktorat Bina Potensi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) dengan Kantor SAR Kelas A Surabaya serta Forum Komunikasi Potensi Pencarian dan Pertolongan Malang Raya (FKP3-MR).
Pemberian materi dilakukan secara bertahap, diawali dengan penjelasan teori tentang Substansi basarnas dan Kedaruratan, Teknik Pemindahan Korban, Perawatan Pendarahan, hingga Penanganan Cedera Patah Tulang.
Kasi Sumber Daya Kantor SAR Kelas A Surabaya, Wahyu Tri Agung, mengatakan bahwa melalui program ini, basarnas berupaya menanamkan dan membentuk budaya, karakter dan sikap kesiapsiagaan dalam menghadapi setiap kondisi darurat.
“Melalui edukasi sejak dini, kami berharap para pelajar ini memiliki pengetahuan dasar tentang keselamatan. Hal ini penting agar mereka mampu menolong dirinya sendiri maupun orang lain ketika menghadapi situasi darurat,” ujar Agung.
Guru pendamping dari SMP Negeri 3 Kota Malang mengapresiasi kegiatan ini. Para pelajar mendapat pengalaman berharga yang dapat membentuk sikap tanggap darurat. Serta mengedepankan keselamatan sebagai prioritas. Seperti cara membalut luka atau mengatasi patah tulang yang bisa menambah pengetahuan.
Di akhir kegiatan, Direktur Bina Potensi BASARNAS, Agus Haryono, menyampaikan bahwa SAR Goes to School ini tidak hanya sebatas penyuluhan. Program ini merupakan bagian dari upaya basarnas dalam membangun budaya sadar keselamatan di masyarakat, khususnya generasi muda.
Dengan bekal pengetahuan ini, diharapkan pelajar mampu menjadi agen perubahan di lingkungannya.**






