Viral Jalan Rusak 10 Tahun di Nganjuk, Warga Ngronggot Tanam Pohon Pisang dan Tebar Lele

Selasa, 3 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NGANJUK, DiksiNow.id  – Kesabaran warga Dusun Bandung, Desa Betet, Kecamatan Ngronggot, akhirnya habis. Selasa (3/3/2026), mereka menggelar aksi protes terhadap kondisi jalan lingkungan yang rusak parah dan tak kunjung diperbaiki selama lebih dari satu dekade.

Sebagai bentuk sindiran, warga menanam pohon pisang di tengah jalan berlubang yang tergenang air. Tak hanya itu, mereka juga menebar benih ikan lele di kubangan yang terbentuk saat hujan turun.

Bagi warga, jalan tersebut sudah lebih mirip kolam ikan ketimbang akses transportasi.

Baca Juga:  Begal Payudara Diamankan Warga Saat Beraksi, Sempat Dihakimi Massa di Nganjuk

Pantauan di lokasi menunjukkan genangan air menutup hampir seluruh badan jalan. Di tengah kubangan itu, sebatang pohon pisang berdiri sebagai simbol kekecewaan. Spanduk dan poster bernada kritik tajam turut dibentangkan.

“Kami sudah bosan diberi janji. Sudah 10 tahun jalan ini hancur. Kalau hujan jadi kubangan. Kami warga Dusun Bandung Lor seperti tidak pernah diperhatikan,” ujar Yetno, warga RT 26, di sela aksi.

Menurutnya, kerusakan jalan bukan hanya menghambat aktivitas warga, tetapi juga membahayakan keselamatan pengguna.

Baca Juga:  Cari Kerabat Berujung Kelaparan, Pemuda Nekat Curi Uang Kotak Amal Masjid di Jombang

“Kami ini bayar pajak. Tapi mana timbal baliknya? Jalan rusak parah, belum juga dikerjakan,” tegasnya.

Dalam poster yang dibawa, warga menuliskan tuntutan pemerataan pembangunan hingga tingkat dusun. Salah satunya berbunyi, “Wujudkan Pancasila Sila Kelima bagi Seluruh Warga Indonesia.” Mereka juga menyatakan penolakan terhadap “janji palsu” yang dinilai tak pernah berujung realisasi.

Sementara itu, Kepala Desa Betet Suhartini mengakui pihaknya baru mengetahui secara pasti bahwa ruas tersebut berstatus jalan desa.

“Selama ini kami mengira itu jalan kabupaten karena berada di perempatan penghubung Desa Betet dan Desa Kaloran,” ujarnya.

Baca Juga:  18 Motor Disita, Polisi Sikat Balap Liar Subuh di Bypass Mojoagung

Ia menyatakan pemerintah desa akan mengupayakan perbaikan menggunakan anggaran Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) 2025 apabila bantuan dari Dinas PUPR Kabupaten Nganjuk belum bisa direalisasikan tahun ini.

“Kalau dari PUPR belum bisa menganggarkan, nanti akan kami eksekusi menggunakan SiLPA,” pungkasnya.

Aksi simbolik warga Ngronggot itu menjadi penanda bahwa persoalan infrastruktur desa tak lagi bisa dijawab dengan janji. Warga kini menunggu bukti nyata di lapangan.

Berita Terkait

NasDem Jombang Didesak Respons Isu Tempo
Perdana, Orado Jombang Gelar Turnamen Kejurcab Domino
Angin Kencang Terjang Jombang, Pohon Tumbang Timpa Mobil
Khofifah Terapkan WFH ASN Jatim Setiap Rabu, Strategi Tekan Konsumsi BBM
Mobil Pemudik Hantam Pohon di Gudo Jombang, Enam Orang Luka
Kecelakaan Maut Jombang: Ayla Tabrak Truk di Diwek, Nenek 72 Tahun Tewas
Motor Roda Tiga Terbakar Saat Pawai Takbiran di Jombang
Petasan Meledak Saat Takbiran, 3 Anak Luka Parah

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 17:18

NasDem Jombang Didesak Respons Isu Tempo

Minggu, 29 Maret 2026 - 15:16

Perdana, Orado Jombang Gelar Turnamen Kejurcab Domino

Sabtu, 28 Maret 2026 - 22:17

Angin Kencang Terjang Jombang, Pohon Tumbang Timpa Mobil

Jumat, 27 Maret 2026 - 12:24

Mobil Pemudik Hantam Pohon di Gudo Jombang, Enam Orang Luka

Kamis, 26 Maret 2026 - 23:27

Kecelakaan Maut Jombang: Ayla Tabrak Truk di Diwek, Nenek 72 Tahun Tewas

Berita Terbaru

Daerah

NasDem Jombang Didesak Respons Isu Tempo

Kamis, 16 Apr 2026 - 17:18

Daerah

Perdana, Orado Jombang Gelar Turnamen Kejurcab Domino

Minggu, 29 Mar 2026 - 15:16