SURABAYA, DiksiNow.id – Kabar duka menyelimuti dunia olahraga Indonesia. Naufal Takdir Al Bari, atlet senam berbakat asal Kabupaten Gresik, Jawa Timur, dikabarkan meninggal dunia saat menjalani pemusatan latihan nasional (Pelatnas) di Rusia.
Naufal menghembuskan nafas terakhir setelah mendapatkan perawatan intensif selama 12 hari di rumah sakit, akibat cedera yang dialaminya saat berlatih bersama Tim Nasional (Timnas) Gimnastik Indonesia. Pelatnas ini merupakan persiapan untuk berbagai ajang kejuaraan Internasional.
Sosok Muda Berprestasi Sumbang 2 Perak di PON Aceh-Sumut
Kabar duka ini tentu menjadi pukulan berat bagi dunia olahraga Indonesia, khususnya Jawa Timur. Muhammad Nabil, Ketua Umum KONI Jawa Timur, menyampaikan rasa duka mendalam atas kepergian Naufal.
“Naufal adalah atlet potensial yang kita banggakan. Namun, di tengah persiapan, ia mengalami cedera saat Pelatnas,” ujar Nabil disela Kegiatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke 42 di Kampus Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Jumat (26/9) siang.
Sebelumnya, pesenam berusia 19 tahun ini telah menorehkan prestasi gemilang dengan meraih 2 medali perak di ajang PON Aceh dan Sumatera Utara.
“Naufal ini atlet yang sangat potensial. Di PON Aceh dan Sumut 2024 kemarin, dia menyumbang 2 medali perak untuk Jawa Timur. Namun saat Pelatnas, takdir berkata lain”, Ungkapnya.
Sebagaimana di ketahui, musibah terjadi saat Naufal bersama empat atlet dan dua orang pelatih menjalani pemusatan latihan di Rusia. Training Center dilakukan sebagai kesiapan dibeberapa ajang internasional. Diantaranya FIG Artistic Gymnastics World Championships 2025, Sea Games 2025 di Bangkok, serta diproyeksi lolos ke Olimpiade 2028 di Los Angeles.
Hingga saat ini, Pihak federasi senam Indonesia bersama Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Moscow terus berupaya untuk memulangkan jenazah Naufal secepatnya dan memastikan prosesnya berjalan dengan lancar.
“Iya saat ini sedang diupayakan pemulangan ke tanah air supaya prosesnya cepat”, pungkasnya.






