Guru SMP di Nganjuk Digerebek Warga, Tuduhan Open BO

Rabu, 9 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NGANJUK, DiksiNow.id – Seorang guru perempuan berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) di Nganjuk, Jawa Timur, menjadi korban penggerebekan warga pada Kamis malam (3/7/2025). Peristiwa itu terjadi saat ia tengah berada di rumah bersama seorang pria. Tuduhan pun langsung mencuat: sang guru diduga membuka jasa layanan seksual atau “open BO”.

Namun belakangan, tuduhan tersebut dibantah keras oleh pasangan yang digerebek. Sang guru berinisial A (29) dan pria berinisial D (32), yang ternyata merupakan suami sirinya, kini menempuh jalur hukum.

“Kami akan melaporkan ke Polres Nganjuk atas tuduhan tidak berdasar yang mencemarkan nama baik klien saya,” ujar kuasa hukum pasangan tersebut, Wahyu Priyo Jatmiko, kepada wartawan, Selasa (8/7/2025).

Baca Juga:  Kambuhan, Residivis Narkoba Dicokok Saat Transaksi Ranjau di Bekas Warung

Rencana pelaporan resmi ke Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Nganjuk dijadwalkan pada Rabu (9/7/2025). Materi laporan mencakup dugaan pencemaran nama baik dan penyebaran informasi yang tidak benar di tengah masyarakat.

Sudah Nikah Siri Sejak Malam Takbir Idul Fitri

Wahyu juga menegaskan, kliennya telah menunjukkan bukti bahwa keduanya telah menikah siri. Pernikahan itu berlangsung pada malam takbir Idul Fitri 2025 lalu.

“Sudah ada bukti video dan saksi. Mereka menikah siri secara sah menurut agama,” imbuh Wahyu.

Sementara itu, D,  mengaku kecewa dengan perlakuan warga. Ia menegaskan bahwa kehadirannya di rumah A malam itu bukan dalam konteks hubungan gelap atau prostitusi.

Baca Juga:  Bocah 5 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai Cangkringan Nganjuk

“Saya baru pulang dari mengurus akta cerai. Calon saya juga janda resmi. Kami memang sengaja nikah siri dulu karena keluarga meminta, salah satunya agar tidak melanggar syariat saat sesi foto prewedding,” jelas D.

Menurut D, keputusan menikah siri juga didasarkan pada permintaan orang tua A yang dikenal memiliki latar belakang keagamaan kuat. Dalam waktu dekat, mereka bahkan berencana melangsungkan pernikahan resmi di Kantor Urusan Agama (KUA).

Klarifikasi Sudah Disampaikan ke Warga

Insiden penggerebekan terjadi sekitar pukul 23.00 WIB di kediaman A. Saat itu, D sedang menginap bersama ibunya yang datang dari Semarang. Namun, kehadiran pria di rumah guru perempuan tersebut memancing kecurigaan warga hingga terjadi penggerebekan.

Baca Juga:  Kades di Jombang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pelecehan Seksual

Tuduhan “open BO” sempat ramai beredar di media sosial lokal, sebelum akhirnya D dan A menyampaikan klarifikasi lengkap kepada warga dan perangkat desa.

“Kami sudah tunjukkan bukti-bukti. Tapi tetap saja banyak yang tidak percaya dan menyebarkan tuduhan seenaknya,” keluh D.

Pihak kuasa hukum kini berharap kasus ini bisa menjadi pelajaran agar masyarakat tidak gegabah menuduh dan bertindak main hakim sendiri, terutama di era digital yang sangat cepat menyebarkan informasi, benar ataupun salah. (dito)

Berita Terkait

Angin Kencang Terjang Jombang, Pohon Tumbang Timpa Mobil
Mobil Pemudik Hantam Pohon di Gudo Jombang, Enam Orang Luka
Kecelakaan Maut Jombang: Ayla Tabrak Truk di Diwek, Nenek 72 Tahun Tewas
Motor Roda Tiga Terbakar Saat Pawai Takbiran di Jombang
Petasan Meledak Saat Takbiran, 3 Anak Luka Parah
Kematian Ibu dan Anak di Eks Aspol Jombang Terungkap, Polisi Pastikan Bunuh Diri
Proyek Rp 3,9 Miliar, Kanopi Pasar Ploso Jombang Ambruk Meski Baru 3 Bulan
Ledakan Elpiji Hancurkan Rumah Kontrakan di Jombang, Tiga Penghuni Luka Bakar

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 22:17

Angin Kencang Terjang Jombang, Pohon Tumbang Timpa Mobil

Jumat, 27 Maret 2026 - 12:24

Mobil Pemudik Hantam Pohon di Gudo Jombang, Enam Orang Luka

Kamis, 26 Maret 2026 - 23:27

Kecelakaan Maut Jombang: Ayla Tabrak Truk di Diwek, Nenek 72 Tahun Tewas

Jumat, 20 Maret 2026 - 23:13

Motor Roda Tiga Terbakar Saat Pawai Takbiran di Jombang

Jumat, 20 Maret 2026 - 20:18

Petasan Meledak Saat Takbiran, 3 Anak Luka Parah

Berita Terbaru

Daerah

NasDem Jombang Didesak Respons Isu Tempo

Kamis, 16 Apr 2026 - 17:18

Daerah

Perdana, Orado Jombang Gelar Turnamen Kejurcab Domino

Minggu, 29 Mar 2026 - 15:16