JOMBANG, DiksiNow.id – Jalur alternatif penghubung Jombang – Lamongan di Kabupaten Jombang Jawa Timur, longsor usai di terpa hujan dengan intensitas tinggi. Akibatnya, ribuan warga yang berada di dua desa terancam terisolir.
Jalur alternatif penghubung Jombang – Lamongan yang longsor ini berada di jalan utama Desa Cupak – Asem Gede, Kecamatan Ngusikan. Longsor terjadi pada Selasa (21/10/2025) sore sekitar pukul 17.00 WIB.
Jalan yang memiliki lebar 6 meter yang terbuat dari beton itu, seluruhnya amblas dan tidak bisa dilalui kendaraan. Bahkan, longsoran nampak memanjang hingga mencapai 50 meter.
“Ambrolnya itu sebelum Magrib, tiba-tiba saja longsor dan cor jalannya ikut amblas,” ujar Didik Sadianto, warga setempat yang menyaksikan langsung kejadian tersebut.
Didik mengaku, jalan yang longsor ini merupakan satu satunya akses warga menuju ke pusat kecamatan dan ke kota. Tak itu saja, warga yang hendak bekerja juga harus melalui jalan ini karena tidak ada jalan lain yang bisa dilalui.
Akibat peristiwa ini, warga hanya bisa melintas dengan berjalan kaki, sementara pengendara sepeda motor harus ekstra hati-hati melewati jalur yang tersisa.
“Kalau motor masih bisa lewat, tapi mobil sudah tidak bisa. Jalannya cuma ini, kalau memutar lewat Lamongan jauh sekali,” keluh Didik.
Kepala Desa Asemgede, Lasinah mengatakan, jalur tersebut adalah urat nadi ekonomi dan sosial. Putusnya akses membuat distribusi hasil pertanian terganggu, sementara anak sekolah dan pekerja harus menempuh jarak lebih jauh.
“Ini jalan utama kami, kalau putus begini susah sekali aktivitasnya. Kalau Desa Asem Gede 702 Jiwa desa lain lebih kurang 300 jadi ribuan yang terancam terisolir,” katanya.
Lasinah menyebut, longsoran di jalan itu lebih disebabkan hujan deras. Longsor jalan merupakan peristiwa yang kedua kali di tahun 2025.
“Jalan ini merupakan infrastruktur baru hasil pembangunan Pemerintah Kabupaten Jombang tahun 2024. Tahun lalu jalan ini juga sempat putus, lalu dicor dan dibuatkan duiker. Tapi sekitar April kemarin sudah mulai ada longsor kecil. Kini longsor lagi dan cukup lebar,” katanya.
Saat ini, tim BPBD Jombang dan Dinas PUPR sudah berada di lokasi. Rencananya jalan akan diperbaiki dan dibuatkan jalan darurat agar roda empat bisa melintas.
Penulis : ami
Editor : miftah






