Angka Perceraian di Jombang Capai 2.236. Tekanan Ekonomi Jadi Pemicu Utama

Sabtu, 27 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOMBANG, DiksiNow.id – Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Jombang, Jawa Timur mencatat hingga pertengahan 2025 jumlah perkara perceraian sudah mencapai 2.236 kasus. Faktor dominan retaknya rumah tangga di kota santri ini lebih disebabkan faktor ekonomi.

Wakil Ketua PA Jombang, Anwar Harianto, menyebut, dari ribuan perkara perceraian 75 persen merupakan cerai gugat atau perceraian yang diajukan pihak istri. Ketidakmampuan suami dalam memenuhi kebutuhan keluarga menjadi alasan terbanyak yang mendorong istri menggugat cerai.

Baca Juga:  PJR Polda Jatim Turunkan Gatotkaca di Tol Nganjuk–Ngawi

“Banyak istri yang menggugat cerai karena merasa tidak mendapatkan nafkah yang layak dari suaminya,” ujar Anwar saat dikonfirmasi, Sabtu, 27 September 2025.

Baca Juga:  Lakukan Sidak, Mengko Pangan Zulkifli Hasan Pastikan Harga Pupuk Subsidi Turun

Anwar merinci, perkara cerai gugat mencapai sekitar 1.700 kasus, jauh lebih tinggi dibanding cerai talak sebanyak 570 kasus. Untuk cerai talak, umumnya dipicu oleh persoalan perselingkuhan, hubungan jarak jauh akibat pekerjaan, hingga konflik berkepanjangan di dalam rumah tangga.

Baca Juga:  Prabowo Bantah Keras Isu Dikendalikan Jokowi: "Tidak Ada Itu!"

Fenomena ini dinilai mencerminkan perubahan dinamika keluarga di Jombang, di mana perempuan semakin berani mengambil langkah hukum untuk mengakhiri pernikahan yang dianggap tidak sehat, terutama ketika faktor ekonomi menjadi pemicu utama.

Berita Terkait

NasDem Jombang Didesak Respons Isu Tempo
Viral! Bahlil Ajak Warga Irit LPG, Matikan Kompor Setelah Masak
Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik, Pertalite dan Solar Tetap Aman
Khofifah Terapkan WFH ASN Jatim Setiap Rabu, Strategi Tekan Konsumsi BBM
Eks Menag Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Prabowo Panggil Airlangga dan Purbaya ke Istana, Bahas Efisiensi hingga WFH ASN
Kasus Penyiraman Andrie Yunus Memanas, Kepala BAIS Mundur
MBG Tetap Disalurkan Sesuai Kehadiran Siswa

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 17:18

NasDem Jombang Didesak Respons Isu Tempo

Jumat, 27 Maret 2026 - 15:41

Viral! Bahlil Ajak Warga Irit LPG, Matikan Kompor Setelah Masak

Jumat, 27 Maret 2026 - 15:28

Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik, Pertalite dan Solar Tetap Aman

Jumat, 27 Maret 2026 - 15:21

Eks Menag Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK

Jumat, 27 Maret 2026 - 15:18

Prabowo Panggil Airlangga dan Purbaya ke Istana, Bahas Efisiensi hingga WFH ASN

Berita Terbaru

Daerah

NasDem Jombang Didesak Respons Isu Tempo

Kamis, 16 Apr 2026 - 17:18

Daerah

Perdana, Orado Jombang Gelar Turnamen Kejurcab Domino

Minggu, 29 Mar 2026 - 15:16