Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman Terjaring OTT KPK, Sekda dan 11 Pejabat Dibawa

Jumat, 13 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CILACAP, Diksinow.id – Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman terjaring operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi. Ia diamankan bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Cilacap Sadmoko Danardono dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Cilacap.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, sebanyak 13 orang telah dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan intensif.

“Sebanyak 13 orang dibawa ke Jakarta. Para pihak tersebut di antaranya Bupati, Sekda, serta pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap,” kata Budi kepada wartawan, Sabtu (14/3/2026).

Baca Juga:  Keluarga Marsinah Terima Undangan Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional

Menurutnya, rombongan yang terjaring OTT tersebut tiba di Gedung Merah Putih KPK pada dini hari sekitar pukul 02.35 WIB. Saat ini seluruh pihak yang diamankan masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik.

Sebelumnya, Syamsul sempat diamankan di Polresta Banyumas untuk menjalani pemeriksaan awal oleh tim KPK.

Usai pemeriksaan, Syamsul terlihat keluar dari gedung Satreskrim Polresta Banyumas sekitar pukul 21.12 WIB. Ia mengenakan masker hijau, kemeja putih lengan panjang, serta celana panjang hitam.

Baca Juga:  Prabowo Bantah Keras Isu Dikendalikan Jokowi: "Tidak Ada Itu!"

Saat dicecar pertanyaan oleh wartawan, Syamsul memilih tidak memberikan komentar. Ia kemudian bersama penyidik KPK menuju Stasiun Purwokerto.

Selain Syamsul, terlihat pula Sekda Cilacap Sadmoko Danardono serta sejumlah kepala OPD yang juga mengenakan masker. Setibanya di stasiun, rombongan langsung menuju ruang tunggu VIP sebelum berangkat ke Jakarta.

Dari informasi yang dihimpun, mereka berangkat menggunakan Kereta Api Purwojaya sekitar pukul 21.37 WIB.

Baca Juga:  Pendaki Terjebak di Ranu Kumbolo Saat Erupsi Semeru Berhasil Turun Dengan Selamat

Sebelumnya, KPK menyebut total ada 27 orang yang sempat diamankan dalam operasi tangkap tangan di Kabupaten Cilacap.

“Diduga ada penerimaan yang dilakukan oleh pihak bupati berkaitan dengan proyek-proyek di Kabupaten Cilacap,” ujar Budi.

KPK memiliki waktu maksimal 1×24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan dalam OTT tersebut. Saat ini, mereka masih berstatus sebagai terperiksa.

Berita Terkait

NasDem Jombang Didesak Respons Isu Tempo
Viral! Bahlil Ajak Warga Irit LPG, Matikan Kompor Setelah Masak
Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik, Pertalite dan Solar Tetap Aman
Khofifah Terapkan WFH ASN Jatim Setiap Rabu, Strategi Tekan Konsumsi BBM
Eks Menag Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Prabowo Panggil Airlangga dan Purbaya ke Istana, Bahas Efisiensi hingga WFH ASN
Kasus Penyiraman Andrie Yunus Memanas, Kepala BAIS Mundur
MBG Tetap Disalurkan Sesuai Kehadiran Siswa

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 17:18

NasDem Jombang Didesak Respons Isu Tempo

Jumat, 27 Maret 2026 - 15:41

Viral! Bahlil Ajak Warga Irit LPG, Matikan Kompor Setelah Masak

Jumat, 27 Maret 2026 - 15:28

Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik, Pertalite dan Solar Tetap Aman

Jumat, 27 Maret 2026 - 15:21

Eks Menag Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK

Jumat, 27 Maret 2026 - 15:18

Prabowo Panggil Airlangga dan Purbaya ke Istana, Bahas Efisiensi hingga WFH ASN

Berita Terbaru

Daerah

NasDem Jombang Didesak Respons Isu Tempo

Kamis, 16 Apr 2026 - 17:18

Daerah

Perdana, Orado Jombang Gelar Turnamen Kejurcab Domino

Minggu, 29 Mar 2026 - 15:16