Jejak Militer Try Sutrisno Hingga Kursi Wakil Presiden

Senin, 2 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, DiksiNow.id – Lahir di Surabaya pada 15 November 1935, Try Sutrisno meniti karier militer sejak usia muda. Ia diterima sebagai taruna Akademi Teknik Angkatan Darat (Atekad) pada 1956. Namun baru setahun pendidikan, ia sudah diterjunkan dalam operasi penumpasan PRRI.

Pada 1962, Try kembali terlibat dalam Operasi Pembebasan Irian Barat. Dalam operasi inilah ia mulai berinteraksi dengan Soeharto, yang saat itu menjabat Panglima Komando Mandala. Kedekatan keduanya terjalin sejak periode tersebut.

Baca Juga:  Prabowo Pimpin Upacara Militer Pemakaman Try Sutrisno di TMP Kalibata

Ketika Soeharto menjadi Presiden RI pada 1968, karier Try terus menanjak. Tahun 1974, ia dipercaya menjadi ajudan presiden—penugasan yang menjadi titik penting dalam perjalanan militernya.

Dari KSAD hingga Panglima ABRI

Sejumlah posisi strategis pernah diembannya. Ia menjabat Kepala Komando Daerah Staf Kodam XVI/Udayana (1978), Panglima Kodam IV/Sriwijaya, hingga Panglima Kodam V/Jaya.

Agustus 1985, Try naik pangkat menjadi Letnan Jenderal dan dipercaya sebagai Wakil Kepala Staf Angkatan Darat. Pada Juni 1986, ia diangkat menjadi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), lalu pada April 1987 menyandang pangkat Jenderal penuh.

Baca Juga:  Perkiraan 1 Ramadan 2026: Pemerintah dan Ormas Berpotensi Beda Awal Puasa

Awal 1988, Try Sutrisno dipromosikan menjadi Panglima ABRI menggantikan Jenderal TNI L.B. Moerdani. Ia memimpin ABRI selama lima tahun (1988–1993), di masa ketika struktur ABRI masih mencakup TNI AD, TNI AL, TNI AU, serta Polri.

Terpilih Jadi Wakil Presiden

Pada Sidang Umum MPR 1993, Try Sutrisno terpilih menjadi Wakil Presiden RI mendampingi Soeharto. Ia menjadi wapres ketiga dari kalangan militer pada era tersebut, menggantikan Sudharmono.

Baca Juga:  Kembalikan Rp13,2 Triliun ke Negara, Jaksa Agung Janji Fokus Tindak Korupsi yang Rugikan Rakyat

Masa jabatannya sebagai RI-2 berakhir pada 1998. Dalam Sidang Umum MPR tahun itu, posisinya kemudian digantikan oleh B. J. Habibie.

Kepergian Try Sutrisno menutup perjalanan panjang seorang prajurit yang pernah berada di lingkar inti kepemimpinan nasional—dari medan operasi hingga kursi wakil presiden.

Berita Terkait

NasDem Jombang Didesak Respons Isu Tempo
Viral! Bahlil Ajak Warga Irit LPG, Matikan Kompor Setelah Masak
Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik, Pertalite dan Solar Tetap Aman
Khofifah Terapkan WFH ASN Jatim Setiap Rabu, Strategi Tekan Konsumsi BBM
Eks Menag Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Prabowo Panggil Airlangga dan Purbaya ke Istana, Bahas Efisiensi hingga WFH ASN
Kasus Penyiraman Andrie Yunus Memanas, Kepala BAIS Mundur
MBG Tetap Disalurkan Sesuai Kehadiran Siswa

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 17:18

NasDem Jombang Didesak Respons Isu Tempo

Jumat, 27 Maret 2026 - 15:41

Viral! Bahlil Ajak Warga Irit LPG, Matikan Kompor Setelah Masak

Jumat, 27 Maret 2026 - 15:28

Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik, Pertalite dan Solar Tetap Aman

Jumat, 27 Maret 2026 - 15:21

Eks Menag Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK

Jumat, 27 Maret 2026 - 15:18

Prabowo Panggil Airlangga dan Purbaya ke Istana, Bahas Efisiensi hingga WFH ASN

Berita Terbaru

Daerah

NasDem Jombang Didesak Respons Isu Tempo

Kamis, 16 Apr 2026 - 17:18

Daerah

Perdana, Orado Jombang Gelar Turnamen Kejurcab Domino

Minggu, 29 Mar 2026 - 15:16