Mensos Sebut Gelar Pahlawan Marsinah Masih Berproses

Sabtu, 11 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NGANJUK, DiksiNow.id – Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan gelar Pahlawan untuk Marsinah masih terus berproses. Menurut Mensos, Marsinah sangat layak diusulkan mendapat gelar pahlawan nasional karena menginspirasi semangat menjadi manusia Indonesia seutuhnya yang berani berkata benar.

Pernyataan ini disampaikan Mensos Saifullah Yusuf saat menjadi pembicara dalam agenda seminar dan uji publik usulan Marsinah menjadi Pahlawan Nasional, di Aula Hotel Front One, Kabupaten Nganjuk, Jumat (10/10/2025). Gus Ipul datang ke seminar, bersama Wakil Mensos, Agus Jabo.

Baca Juga:  Kunker Jombang, Gus Ipul Kagum dengan Perubahan Siswa Sekolah Rakyat

Dalam seminar, Mensos mengatakan, Marsinah adalah potret perempuan pekerja yang berani memperjuangkan hak-hak buruh dan kemanusiaan. Perjuangan Marsinah, seharusnya tidak dimaknai dari sisi konflik atau kontroversinya, tetapi dari nilai-nilai luhur kemanusiaan yang ia tunjukkan.

Bahkan, Gus Ipul menyebut, Marsinah adalah simbol tentang apa artinya menjadi manusia Indonesia seutuhnya yang berani berkata benar, bahkan ketika dunia memilih diam.

Dalam kesempatan itu, Mensos juga mengatakan jika usulan Marsinah menjadi Pahlawan Nasional, sudah mendapat dukungan dari Presiden Prabowo Subianto. Berbagai upaya, seperti pengumpulan data Marsinah hingga seminar nasional, sudah dijalankan sebagai proses pengusulan gelar pahlawan pada Marsinah.

Baca Juga:  GEGER! Dua Mayat Perempuan Ditemukan di Bekas Asrama Polisi Jombang, Diduga Korban Pembunuhan

“Marsinah bukan pejabat, bukan tokoh besar, bukan pemimpin partai, atau pengusaha berpengaruh. Ia hanya seorang buruh muda dari Desa Nglundo, Nganjuk, tapi keberaniannya mengguncang nurani kita hingga hari ini,” ujarnya.

Marsinah adalah perempuan asal Nganjuk, Jawa Timur, lahir pada 10 April 1969, anak kedua dari pasangan Astin dan Sumini. Ia memiliki dua saudara perempuan.

Semasa hidup, Marsinah bekerja sebagai buruh di PT Catur Putra Surya (CPS), sebuah pabrik arloji di Porong, Sidoarjo. Di tempat kerjanya, ia dikenal vokal memperjuangkan kesejahteraan buruh dan aktif dalam organisasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) unit kerja PT CPS.

Baca Juga:  Keluarga Marsinah Terima Undangan Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional

“Marsinah adalah simbol tentang apa artinya menjadi manusia Indonesia seutuhnya yang berani berkata benar, bahkan ketika dunia memilih diam,” tambahnya.

Diperkirakan enam bulan lagi gelar Marsinah akan selesai dikaji dan kemudian akan di usulkan proses pemberian gelar. (Dito)

Berita Terkait

NasDem Jombang Didesak Respons Isu Tempo
Viral! Bahlil Ajak Warga Irit LPG, Matikan Kompor Setelah Masak
Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik, Pertalite dan Solar Tetap Aman
Khofifah Terapkan WFH ASN Jatim Setiap Rabu, Strategi Tekan Konsumsi BBM
Eks Menag Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Prabowo Panggil Airlangga dan Purbaya ke Istana, Bahas Efisiensi hingga WFH ASN
Kasus Penyiraman Andrie Yunus Memanas, Kepala BAIS Mundur
MBG Tetap Disalurkan Sesuai Kehadiran Siswa

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 17:18

NasDem Jombang Didesak Respons Isu Tempo

Jumat, 27 Maret 2026 - 15:41

Viral! Bahlil Ajak Warga Irit LPG, Matikan Kompor Setelah Masak

Jumat, 27 Maret 2026 - 15:28

Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik, Pertalite dan Solar Tetap Aman

Jumat, 27 Maret 2026 - 15:21

Eks Menag Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK

Jumat, 27 Maret 2026 - 15:18

Prabowo Panggil Airlangga dan Purbaya ke Istana, Bahas Efisiensi hingga WFH ASN

Berita Terbaru

Daerah

NasDem Jombang Didesak Respons Isu Tempo

Kamis, 16 Apr 2026 - 17:18

Daerah

Perdana, Orado Jombang Gelar Turnamen Kejurcab Domino

Minggu, 29 Mar 2026 - 15:16