JOMBANG, DiksiNow.id – Sehari pasca angin kencang yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Jombang pada Minggu (2/11/2025), aktivitas pemulihan langsung digencarkan. Tim gabungan dari BPBD Jombang, Dinas Sosial, TNI, Polri, perangkat desa, hingga relawan bergerak cepat membersihkan material bangunan, mengevakuasi pohon tumbang, dan menyalurkan bantuan kepada warga terdampak.
Dari hasil pendataan, sebanyak 11 bangunan rusak tersebar di empat titik, Desa Jombatan, Ceweng, Sawiji, dan Jarak Kulon. Di antara lokasi tersebut, Desa Ceweng, Kecamatan Diwek, mengalami kerusakan paling parah. Gedung RA Ar Roudlah ambruk dan menimpa tiga rumah warga di sekitarnya.
“Sejak kemarin sore hingga pagi tadi, tim terus melakukan pembersihan material dan pemotongan pohon tumbang. Semua akses jalan sudah kembali normal,” ujar Wiku Birawa Felipe Diaz Quintas, Kepala BPBD Jombang, Senin (3/11/2025).
Selain evakuasi, Pemkab Jombang menyalurkan bantuan material bangunan sebagai langkah cepat pemulihan. BPBD mengirimkan 67 lembar galvalum, 18 batang blandar, batu bata, semen, dan pasir ke sejumlah titik terdampak. Khusus untuk perbaikan gedung RA Ar Roudlah, diberikan tambahan 14 galvalum dan 16 blandar.
Dari Dinas Sosial, bantuan kebutuhan dasar juga dikirim, mulai dari makanan siap saji, pakaian, hingga perlengkapan keluarga. Bantuan disalurkan langsung ke rumah-rumah warga terdampak, disaksikan perangkat desa setempat.
“Kami ingin memastikan warga terdampak tidak menunggu lama. Ini bentuk tanggung jawab dan komitmen pemerintah daerah untuk hadir dalam situasi sulit,” kata Wiku.
Sebagian besar rumah yang rusak hanya mengalami kerusakan ringan hingga sedang, dan masih bisa ditempati pemiliknya. Namun, proses perbaikan gedung sekolah dan rumah yang tertimpa reruntuhan masih berlangsung dengan pengawasan petugas.
Selain penyaluran bantuan, BPBD juga memberikan edukasi bangunan tahan angin kepada masyarakat. “Kami sampaikan pentingnya konstruksi yang sesuai standar teknis agar bangunan lebih kuat menghadapi cuaca ekstrem,” ujar Wiku.
Hingga Senin sore, penanganan darurat terus berjalan. Pemerintah mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi angin kencang susulan, mengingat perubahan cuaca yang masih tidak menentu di wilayah Jombang.
Sumber Berita: DiksiNow






