WFA Libur Nataru 2025/2026 Efektif Urai Kemacetan Nasional, Korlantas: Pergerakan Kendaraan Lebih Merata

Jumat, 27 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang diterapkan pemerintah selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 terbukti berdampak besar dalam mengurai kemacetan lalu lintas di berbagai wilayah Indonesia.

Korlantas Polri menilai fleksibilitas kerja tersebut mampu mengubah pola pergerakan masyarakat, sehingga tidak terjadi penumpukan kendaraan pada satu waktu tertentu.

Kepala Korlantas, Agus Suryonugroho, mengatakan WFA memberi ruang bagi masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan lebih fleksibel, baik untuk arus mudik maupun arus balik.

Baca Juga:  Macet Arteri Jombang Meluber ke Desa, Antrean Kendaraan Tembus 1 Kilometer

“Dengan WFA, hari keberangkatan bisa tersebar. Pergerakan kendaraan ke Jawa maupun Sumatera sudah terjadi lebih awal, sehingga tidak menumpuk,” ujarnya, Jumat (27/3/2026).

Menurutnya, tanpa kebijakan tersebut, lonjakan kendaraan berpotensi terjadi pada tanggal-tanggal tertentu yang menjadi puncak libur, sehingga memicu kemacetan panjang di jalur tol maupun arteri.

Ia menegaskan, fleksibilitas kerja menjadi kunci dalam mendistribusikan beban lalu lintas secara lebih merata di seluruh jalur utama nasional.

Baca Juga:  Operasi Pencarian Korban Runtuhnya Mushola Ponpes Al-Khoziny Resmi Ditutup, Total 67 Koban Meninggal Dunia

Selain WFA, pemerintah juga menerapkan pembatasan kendaraan berat melalui skema Surat Keputusan Bersama (SKB). Aturan ini membatasi operasional kendaraan sumbu tiga di jalan tol pada periode tertentu, guna memberi ruang lebih bagi kendaraan pribadi.

Kombinasi kebijakan tersebut dinilai efektif menjaga kelancaran arus kendaraan, terutama saat mobilitas masyarakat meningkat tajam di akhir tahun.

“Kalau tidak ada WFA, kendaraan akan menumpuk di satu waktu dan berisiko terjadi kepadatan parah,” tegasnya.

Baca Juga:  Juragan Sembako di Sumobito Dirampok dan Dibacok, Uang Rp 10 Juta Raib

Korlantas menilai keberhasilan pengelolaan arus lalu lintas tidak hanya bergantung pada rekayasa teknis di lapangan, seperti sistem one way atau contraflow, tetapi juga kebijakan strategis yang mengatur pola mobilitas masyarakat.

Sinergi antara kebijakan pemerintah dan pengamanan di lapangan menjadi faktor penting dalam memastikan perjalanan masyarakat tetap lancar dan aman selama periode libur panjang.

Berita Terkait

NasDem Jombang Didesak Respons Isu Tempo
Viral! Bahlil Ajak Warga Irit LPG, Matikan Kompor Setelah Masak
Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik, Pertalite dan Solar Tetap Aman
Khofifah Terapkan WFH ASN Jatim Setiap Rabu, Strategi Tekan Konsumsi BBM
Eks Menag Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Prabowo Panggil Airlangga dan Purbaya ke Istana, Bahas Efisiensi hingga WFH ASN
Kasus Penyiraman Andrie Yunus Memanas, Kepala BAIS Mundur
MBG Tetap Disalurkan Sesuai Kehadiran Siswa

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 17:18

NasDem Jombang Didesak Respons Isu Tempo

Jumat, 27 Maret 2026 - 15:41

Viral! Bahlil Ajak Warga Irit LPG, Matikan Kompor Setelah Masak

Jumat, 27 Maret 2026 - 15:28

Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik, Pertalite dan Solar Tetap Aman

Jumat, 27 Maret 2026 - 15:21

Eks Menag Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK

Jumat, 27 Maret 2026 - 15:18

Prabowo Panggil Airlangga dan Purbaya ke Istana, Bahas Efisiensi hingga WFH ASN

Berita Terbaru

Daerah

NasDem Jombang Didesak Respons Isu Tempo

Kamis, 16 Apr 2026 - 17:18

Daerah

Perdana, Orado Jombang Gelar Turnamen Kejurcab Domino

Minggu, 29 Mar 2026 - 15:16