Sahur Hangat Nyai Sinta di Seblak, Ramadan Jadi Ruang Merawat Kebersamaan

Minggu, 1 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOMBANG, DiksiNow.id – Suasana dini hari di Pondok Al-Khoiriyah Seblak, Diwek, Jombang, terasa berbeda. Sekitar 300 orang berkumpul dalam balutan sederhana, menyatu dalam sahur keliling yang digelar Sinta Nuriyah Wahid.

Mengusung tema Puasa Berbalut Bencana dan Goyahnya Demokrasi, kegiatan ini tak sekadar sahur bersama. Ia menjadi ruang perjumpaan—antara pejabat, santri, warga sekitar, kaum marjinal, hingga perwakilan lintas iman. Kolaborasi ini terselenggara berkat kerja sama Puan Amal Hayati dan Gusdurian Jombang.

Baca Juga:  Toko Emas Semar Nganjuk, Berdiri Sejak 1976 Kini Masuk Pusaran TPPU

Rangkaian acara mengalir hangat. Lagu Indonesia Raya dan Mars Syubbanul Wathan dikumandangkan bersama, lalu ayat suci Alquran dibacakan oleh siswi tunanetra dari SLB Muhammadiyah Jombang. Penampilan barongsai Anakonda Jombang, tari dari Sanggar Wilwatikta, hingga hadrah Qolbu Qur’an dari santri Pondok Seblak menambah warna kebersamaan malam itu.

Ketua Yayasan Khoiriyah Hasyim Seblak, Hj Rika Fauziyah Andarini, menyebut tempat ini memiliki jejak sejarah tersendiri. Mendiang Abdurrahman Wahid atau Gus Dur pernah mengajar bahasa Arab di madrasah Seblak. Kenangan itu membuat kedatangan Nyai Sinta terasa seperti pulang ke rumah lama.

Baca Juga:  Dua Guru di Luwu Utara Dipecat karena Bantu Honorer Tak Digaji

Bagi Nyai Sinta, sahur keliling bukan tradisi baru. Selama 26 tahun terakhir, ia konsisten menyapa masyarakat akar rumput—dari pedagang pasar, buruh bangunan, hingga mereka yang hidup di ruang-ruang kota yang kerap terabaikan. Ramadan, baginya, adalah momen menyambung rasa.

Baca Juga:  MBG Tetap Disalurkan Sesuai Kehadiran Siswa

“Kita ini sesungguhnya satu. Tidak perlu bertengkar karena perbedaan,” tuturnya lembut.

Ia mengajak semua pihak menjaga persaudaraan dan menggunakan amanah jabatan untuk memperkuat persatuan, bukan memperlebar jarak.

Menjelang fajar, acara ditutup dengan salat Subuh berjamaah. Langit mulai terang, namun pesan yang ditinggalkan terasa lebih lama: Ramadan adalah tentang merawat kebersamaan, di tengah apa pun situasinya. [ ]

Berita Terkait

NasDem Jombang Didesak Respons Isu Tempo
Viral! Bahlil Ajak Warga Irit LPG, Matikan Kompor Setelah Masak
Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik, Pertalite dan Solar Tetap Aman
Khofifah Terapkan WFH ASN Jatim Setiap Rabu, Strategi Tekan Konsumsi BBM
Eks Menag Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Prabowo Panggil Airlangga dan Purbaya ke Istana, Bahas Efisiensi hingga WFH ASN
Kasus Penyiraman Andrie Yunus Memanas, Kepala BAIS Mundur
MBG Tetap Disalurkan Sesuai Kehadiran Siswa

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 17:18

NasDem Jombang Didesak Respons Isu Tempo

Jumat, 27 Maret 2026 - 15:41

Viral! Bahlil Ajak Warga Irit LPG, Matikan Kompor Setelah Masak

Jumat, 27 Maret 2026 - 15:28

Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik, Pertalite dan Solar Tetap Aman

Jumat, 27 Maret 2026 - 15:21

Eks Menag Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK

Jumat, 27 Maret 2026 - 15:18

Prabowo Panggil Airlangga dan Purbaya ke Istana, Bahas Efisiensi hingga WFH ASN

Berita Terbaru

Daerah

NasDem Jombang Didesak Respons Isu Tempo

Kamis, 16 Apr 2026 - 17:18

Daerah

Perdana, Orado Jombang Gelar Turnamen Kejurcab Domino

Minggu, 29 Mar 2026 - 15:16